ESSENSI.ID – Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersengat listrik yang menewaskan tiga kru kesenian sisingaan asal Kabupaten Subang saat mengikuti arak-arakan khitanan di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/6/2026).

Selain tiga korban meninggal dunia, insiden tersebut juga menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Radjak Hospital Jababeka.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Alyani menjelaskan, seluruh korban merupakan bagian dari rombongan kesenian sisingaan yang datang dari Kabupaten Subang untuk memeriahkan acara khitanan di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi sementara, kejadian bermula saat kendaraan yang ditumpangi rombongan melintas di bawah kabel yang menjuntai di atas jalan. Tinggi kendaraan yang digunakan diduga menyebabkan bagian atas kendaraan bersentuhan dengan kabel tersebut.

“Awalnya para korban berasal dari Subang dan menghadiri acara sunatan di Desa Mekarmukti. Saat melintas, kendaraan yang mereka tumpangi mengenai kabel menjuntai yang berada di atas jalan,” kata Alyani dikutip dari Cikarang Ekspres.

Karena kabel dinilai menghalangi perjalanan, salah seorang kru kemudian naik ke atas kendaraan untuk mengangkat kabel agar rombongan dapat melanjutkan perjalanan. Namun saat proses itu berlangsung, terjadi sengatan listrik yang mengenai beberapa orang di lokasi.

“Ada seseorang yang naik ke atas kendaraan untuk mengangkat kabel karena kabelnya cukup besar. Saat itulah terjadi sengatan listrik,” ujarnya.

Menariknya, korban yang pertama kali terkena sengatan listrik justru berhasil selamat dan kini masih mendapatkan perawatan medis. Sementara tiga korban yang meninggal dunia diketahui berada di bawah kendaraan ketika insiden terjadi.

“Yang pertama kali tersengat listrik saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan tiga korban yang meninggal dunia dilokasi” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban tidak hanya mengalami sengatan listrik, tetapi juga luka bakar dan cedera akibat terjatuh atau terpental saat insiden berlangsung. Meski demikian, dua korban yang saat ini dirawat dilaporkan telah sadar dan mampu berkomunikasi.

“Tadi keduanya sudah bisa diajak berkomunikasi. Namun ada luka bakar pada tangan mereka,” jelas Alyani.

Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Pemilik kendaraan serta saksi-saksi lain yang mengetahui peristiwa itu juga akan dimintai keterangan.

“Semua masih dalam proses pemeriksaan. Nanti seluruh pihak yang terkait akan dimintai keterangan,” tandas Alyani.

(red)