Plt Bupati Bekasi Siapkan Penataan Pasar Ramayana Cikarang usai Kebakaran
ESSENSI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Ramayana Cikarang bersama Sekretaris Daerah Endin Samsudin pada Minggu (17/5/2026) malam. Dalam kunjungannya, pemerintah daerah memastikan akan segera menyiapkan langkah penataan kawasan pasar secara menyeluruh.
Asep mengatakan kondisi pasar saat ini dinilai sudah semrawut dan membutuhkan pembenahan serius agar aktivitas pedagang maupun masyarakat bisa berlangsung lebih aman dan nyaman.
“Kita tidak bisa diam saja. Pedagang sering mengeluh tempatnya makin sempit. Kalau terus dibiarkan seperti ini tidak akan selesai,” ujar Asep saat meninjau lokasi kebakaran.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membentuk tim khusus guna menentukan langkah terbaik terhadap bangunan pasar yang beberapa kali mengalami kebakaran tersebut.
“Insyaallah minggu ini, hari Selasa, saya akan undang semua bidang terkait di bawah Pak Sekda untuk melakukan penilaian. Setelah itu kita akan putuskan langkah selanjutnya secepatnya,” katanya.
Pemkab Bekasi juga membuka opsi renovasi total hingga pembongkaran bangunan apabila hasil kajian menunjukkan kondisi struktur pasar sudah berisiko.
“Kalau memang harus kita rapikan, kita ratakan dan bangun ulang. Tapi semuanya tergantung hasil assessment nanti,” tegasnya.
Asep mengungkapkan pemerintah daerah tengah menyiapkan konsep pasar tradisional modern terbesar di Pulau Jawa di kawasan tersebut. Pasar nantinya akan dibagi berdasarkan klaster komoditas agar lebih tertata dan memudahkan pengunjung.
“Nanti kita buat klaster, ikan di satu tempat, sayur di satu tempat, buah di satu tempat. Jadi bisa lebih tertata dan nyaman,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga mempertimbangkan penggunaan anggaran daerah untuk mendukung revitalisasi pasar apabila dinilai memungkinkan secara fiskal.
Asep meminta para pedagang bersabar karena pemerintah masih mengkaji solusi terbaik agar pedagang tetap memiliki tempat usaha yang layak dan masyarakat merasa nyaman saat berbelanja.
“Saya dari Bandung malam-malam selesai acara dengan Pak Gubernur sengaja ingin melihat langsung kondisi di sini. Kalau memang harus dibenahi, akan kita lakukan secepatnya,” katanya.
Ia menambahkan, Pasar Ramayana Cikarang disebut sudah mengalami kebakaran hingga enam kali. Karena itu, pemerintah akan berhati-hati sebelum memutuskan apakah bangunan dipertahankan atau dibongkar.
“Kalau hasil assessment menyatakan bangunan masih layak tentu akan kita pertimbangkan renovasi. Tetapi kalau berisiko, maka harus ada penindakan karena ini juga menyangkut aset daerah,” pungkasnya

