Pemuda dan Masyarakat Bojong Koneng Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Telaga Murni
ESSENSI.ID – Sejumlah elemen masyarakat menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di Kampung Bojong Koneng, Desa Telaga Murni, Rabu (3/6/26) malam.
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus dorongan agar penanganan kasus dilakukan secara tegas, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam sikap tersebut, masyarakat menegaskan sejumlah poin sebagai berikut:
- Mengecam dan menolak segala bentuk kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan masyarakat, termasuk yang diduga terjadi di Kampung Bojong Koneng Desa Telaga Murni.
- Mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
- Mendorong aparatur pemerintah untuk mengambil langkah nyata, responsif, dan terukur dalam penanganan kasus serta pencegahan kekerasan seksual di masyarakat.
- Mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
- Mendorong peningkatan pengawasan, edukasi, dan kepedulian sosial guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.
- Menguatkan peran keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lembaga pendidikan dalam membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan serta anak.
- Mendukung upaya perlindungan, pendampingan, dan pemulihan bagi korban sesuai dengan hak-haknya.
- Berkomitmen bersama menjaga Kampung Bojong Koneng Desa Telaga Murni sebagai lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.
- Menyampaikan keprihatinan serta empati kepada korban dan keluarga yang terdampak.
Masyarakat juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam upaya pencegahan kekerasan seksual, termasuk melalui edukasi dan penguatan nilai-nilai sosial di lingkungan sekitar.
Sebagai penutup, perwakilan masyarakat menyampaikan ajakan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Kami pemuda dan masyarakat mengajak seluruh elemen untuk bersatu mencegah kekerasan seksual, mendukung penegakan hukum yang berkeadilan, serta membangun lingkungan yang aman agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di Kampung Bojong Koneng Desa Telaga Murni,” ujar perwakilan pemuda dan masyarakat setempat. (RR)

