Turnamen Mobile Legends Piala Kapolres Metro Bekasi Jadi Ajang Jaring Atlet Esports Muda
ESSENSI.ID – Turnamen Mobile Legends yang digelar Polres Metro Bekasi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para penggemar gim daring, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pencarian talenta-talenta muda di bidang esports.
Kegiatan yang berlangsung di District 1 Meikarta, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Minggu (21/6/2026), diikuti oleh 22 tim dari berbagai wilayah Kabupaten Bekasi. Para peserta bersaing memperebutkan Piala Kapolres Metro Bekasi sekaligus kesempatan melaju ke kompetisi tingkat Polda Metro Jaya.
Mayoritas peserta yang berusia 16 hingga 22 tahun bertanding menggunakan sistem gugur. Selain menguji kemampuan bermain, turnamen tersebut juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi pemain potensial yang dapat dibina ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengatakan turnamen esports ini menjadi salah satu upaya kepolisian mendekatkan diri dengan kalangan generasi muda sekaligus memberikan wadah positif bagi mereka untuk mengembangkan minat dan bakat.
Menurutnya, perkembangan esports saat ini tidak lagi sekadar permainan hiburan, melainkan telah menjadi cabang olahraga yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui turnamen ini kami ingin mengarahkan energi dan kreativitas para remaja ke kegiatan yang produktif dan kompetitif. Esports saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki banyak prestasi sehingga perlu didukung dan difasilitasi dengan baik,” kata Sumarni.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, disiplin serta semangat berprestasi di kalangan generasi muda.
Ketua panitia yang juga Kapolsek Cikarang Selatan AKP Erwin Setiawan menambahkan, esports kini menjadi wadah yang mampu mengasah kemampuan strategi, komunikasi dan mental bertanding para pemain.
Menurut dia, kegiatan positif seperti turnamen esports dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran maupun tindak kriminalitas lainnya.
“Esports bukan sekadar hiburan, tetapi wadah kompetisi yang mampu mengasah strategi, kerja sama tim, disiplin dan mentalitas juara,” ujar Erwin.
Polres Metro Bekasi bahkan menyiapkan pembinaan lanjutan bagi tim terbaik yang nantinya diproyeksikan mewakili Polres Metro Bekasi pada kompetisi tingkat Polda Metro Jaya hingga tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua ESI Kabupaten Bekasi Jiovanno Nahampun berharap turnamen tersebut dapat menjadi ajang penjaringan atlet-atlet potensial dari Kabupaten Bekasi.
Ia menyebut tiga tim terbaik pada turnamen ini akan memperoleh kesempatan melaju ke ajang Turnamen Mobile Legends tingkat Polda Metro Jaya.
“Melalui kegiatan seperti ini kami berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet Mobile Legends yang nantinya bisa dibina lebih lanjut dan mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat yang lebih tinggi,” tandasnya.

