Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, CEO GoTo Temui Seskab
ESSENSI.ID – CEO GoTo Hans Patuwo menemui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya guna membahas kebijakan penyesuaian potongan komisi ojek online menjadi 8 persen sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan tersebut membahas komitmen perusahaan dalam meningkatkan pendapatan mitra pengemudi. Dalam skema baru itu, pengemudi disebut akan menerima 92 persen dari setiap transaksi layanan roda dua.
“Disampaikan pula komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi, dari 80% menjadi 92% dari setiap transaksi,” tulis Teddy melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga menerima berbagai masukan dari pihak GoTo terkait implementasi aturan baru mengenai komisi aplikator ojek online.
Teddy menegaskan pemerintah bersama pelaku usaha akan terus berkoordinasi untuk mencari formulasi terbaik yang tetap berpihak kepada pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis transportasi online.
“Presiden menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlangsungan bisnis yang adil dan berkelanjutan, di mana aplikator harus tetap memperoleh keuntungan dari bisnis secara wajar dan meningkat,” lanjutnya.
Hans Patuwo juga memaparkan jumlah mitra pengemudi aktif yang tergabung dalam ekosistem Gojek saat ini mencapai sekitar 800 ribu hingga 1 juta orang di seluruh Indonesia. Sementara secara keseluruhan, jumlah pengemudi yang pernah bergabung disebut telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik aktif maupun nonaktif.

