RI dan Finlandia Perkuat Sinergi Ekonomi Digital dan Industri Hijau
ESSENSI.ID – Indonesia dan Finlandia sepakat memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor, mulai dari transformasi digital, hilirisasi mineral, hingga penguatan program kesejahteraan sosial.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pembangunan Finlandia, Ville Tavio, di sela OECD Ministerial Council Meeting (MCM) 2026 di Paris.
Menko Airlangga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan mitra global untuk mendukung kedaulatan digital Indonesia.
“Indonesia berkomitmen penuh untuk memajukan manufaktur berbasis kecerdasan buatan (AI) dan IoT. Namun, dalam membangun infrastruktur telekomunikasi, kita membutuhkan mitra penyedia teknologi yang tepercaya demi menjaga kedaulatan serta keamanan nasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan harapan agar kerja sama ekonomi semakin terbuka.
“Selain itu, kami juga berharap pasar Finlandia dan Uni Eropa dapat terbuka lebar bagi produk katoda tembaga Indonesia,” lanjutnya.
Kerja sama kedua negara mencakup pengembangan teknologi 5G/6G, komputasi kuantum, semikonduktor, hingga smart city. Sejumlah perusahaan Finlandia turut berinvestasi dan terlibat dalam berbagai proyek strategis di Indonesia.
Di sektor industri, Nokia dan NVIDIA terlibat dalam pembangunan pusat data, sementara Metso mendukung proyek smelter tembaga di Gresik sebagai bagian dari hilirisasi mineral.
Selain itu, kedua negara juga memperkuat kerja sama sosial melalui program makanan bergizi bagi anak sekolah. Indonesia tengah mengadopsi sistem central kitchen yang sebelumnya dipelajari dari Finlandia.
Finlandia juga kembali menyatakan dukungan terhadap aksesi Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development serta percepatan IEU-CEPA.

