Kantor BGN Digeledah Kejagung, Pengamanan Diperketat dan Akses Ditutup
ESSENSI.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026). Proses penggeledahan membuat aktivitas perkantoran terganggu dan akses masuk ke gedung dibatasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, pintu masuk kantor dijaga ketat oleh sejumlah petugas keamanan. Sementara itu, para pegawai terlihat menunggu di area luar gedung karena belum diperbolehkan memasuki kantor. Pagar kantor juga dalam kondisi tertutup selama proses penggeledahan berlangsung.
Seorang petugas keamanan di lokasi menyebut para pegawai telah berada di area kantor sejak pagi hari. Ia juga mengatakan bahwa tim dari Kejaksaan Agung telah datang sejak dini hari dan masih melakukan kegiatan penggeledahan hingga siang hari.
Di area depan kantor tampak sejumlah karangan bunga berisi ucapan selamat kepada Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, yang baru ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Muhammad Jefri, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” ujar Jefri saat dikonfirmasi.
Meski demikian, Jefri belum menjelaskan secara rinci waktu pelaksanaan maupun perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut. Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus yang sedang ditangani.
Penggeledahan ini berlangsung tidak lama setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan BGN. Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN dan digantikan oleh Nanik S. Deyang.
Selain itu, dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, juga turut diberhentikan dari jabatannya.
Pemerintah sebelumnya menyatakan pergantian pimpinan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap standar operasional dan tata kelola lembaga.
Diharapkan, perubahan struktur kepemimpinan tersebut dapat memperbaiki berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan BGN.

