KPK OTT Imigrasi, Silmy Karim Serahkan Diri ke Gedung Merah Putih
ESSENSI.ID – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026) malam. Kedatangannya disebut sebagai respons atas permintaan KPK agar dirinya menyerahkan diri terkait dugaan korupsi pengurusan dokumen warga negara asing (WNA).
Pantauan di lokasi, Silmy tiba sekitar pukul 22.35 WIB dengan mengenakan kemeja batik dan mendapat pengawalan ketat dari empat ajudannya. Mantan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM periode 2023–2024 itu langsung masuk ke gedung tanpa memberikan keterangan kepada awak media.
Silmy memilih bungkam saat ditanya wartawan, termasuk saat memasuki lobi Gedung KPK hingga proses administrasi di dalam gedung. Ia kemudian diarahkan menuju ruang pemeriksaan oleh tim penyidik KPK.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa Silmy termasuk pihak yang akan diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan kantor Imigrasi Jakarta Barat. KPK juga mengimbau agar yang bersangkutan bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri.
“Untuk itu kami mengimbau agar yang bersangkutan juga bisa kooperatif sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini,” ujar Budi kepada wartawan di Kompleks KPK, Rabu (3/6/2026).
KPK diketahui kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sejak Selasa (2/6/2026) malam di wilayah DKI Jakarta. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan, termasuk pejabat di lingkungan keimigrasian Jakarta Barat.
Operasi ini diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengurusan dokumen warga negara asing (WNA).

