ESSENSI.ID – Jumlah anggota Polri yang gugur dalam operasi penindakan kasus narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, bertambah menjadi tiga orang.

Korban terdiri dari Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto yang jenazahnya baru ditemukan pada Minggu (5/7/2026).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan jenazah Aiptu Sumaryanto ditemukan di aliran sungai di Desa Rantau Asem, sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian di Desa Tumbang Kalemei.

“Dalam pencarian yang dilakukan tim gabungan didapatkan informasi dari Babinsa bahwasanya ada mayat di Sungai Desa Rantau Asem, sekitar 4 km dari TKP Desa Tumbang Kalemei,” kata Eko dalam keterangannya, Minggu, 5 Juli 2026.

Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan identifikasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Aiptu Sumaryanto.

Penemuan itu dikonfirmasi pada pukul 09.30 WIB, sebelum jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya.

“Pukul 09.45 WIB, mayat dikirimkan dengan ambulance ke RS Bhayangkara-Palangkaraya,” ujar dia.

Sebelumnya, Aipda Yudhi Perdana Putra ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara itu, Bripda Nopandri Ramadhana yang sempat dinyatakan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026).